Keberanian Untuk Memulai, Punyakah?

Terkadang, kita dikasih kesempatan untuk memulai sesuatu yang baru, tapi apakah kita punya keberanian untuk itu?

Keberanian. Terdengar sederhana, tapi banyak orang yang perlu berpikir ratusan kali untuk berani mengambil sebuah keputusan karena di balik keputusan itu ada resiko dan konsekuensi yang menanti, dan dua hal itu memiliki skala yang berbeda; kecil dan besar. 

Kalau membicarakan hubungan, pasti tidak akan ada habisnya. Entah kenapa ketika hendak menulis ini, yang terpikirkan di kepalaku adalah keberanian dalam memulai hubungan (lagi). Sebelum memutuskan untuk memiliki hubungan lagi, aku memikirkan beberapa hal; orang seperti apa yang aku BUTUHKAN dan hubungan seperti apa yang aku BUTUHKAN. 

Selektif itu wajar koq, apalagi kalau di sekitar banyak yang menarik. Meskipun begitu, pada akhirnya kita akan memilih yang terbaik (versi kita) khan?

Keberanian bisa datang dan pergi di saat yang tidak terduga, bisa di saat kita siap atau ngga, atau di saat kita sudah memperkirakan yang mana nantinya membuat kita ngga kaget, bahkan melenceng dari perkiraan yang bisa membuat kita frustasi.

Keberanian. Dari mana sih datangnya? Bisa dari prinsip, dari diri sendiri yang emang bawaannya selalu optimis, dari dukungan sekitar, ya... pada dasarnya bisa dari mana aja, tergantung di mana kita berdiri. Tapi kita kerap kali berdiri di tempat yang kurang tepat. 

Nah, buat kamu yang membaca ini, sedang mengumpulkan keberanian untuk apa nih? Untuk resign? Untuk memulai hubungan yang baru (seperti aku)? Atau mengutarakan isi pikiran dan hati kepada orang tua/keluarga?

Apapun itu, semoga membimbing kalian ke jalan hidup yang kalian butuhkan ya! Maaf tulisan baru ini cukup singkat, semoga tulisan berikutnya bisa lebih panjang. 

Selamat hari Minggu! xoxo

Share:

0 comments